Bagi kalian yang mungkin pernah mengikuti ujian semacam TOEFL ataupun lainnya, jenis tes ini pastinya sudah tidak asing di telinga kalian. Ya, IELTS, merupakan tes yang hampir sama dengan tes TOEFL yang kebanyakan orang ketahui. Tes IELTS ini mengacu pada menilai seseorang terhadap kemampuan mereka dalam berbahasa inggris, baik dalam grammar, ataupun saat mereka sedang berbicara.

Lalu, Hal Apa Saja Sih Yang Menyangkut Tes Ini?

Karena tes ini memiliki pengertian yang demikian, maka mereka pun memiliki fungsi, salah satunya adalah untuk mengetahui kemampuan berbahasa inggris seseorang dengan memberikan beberapa jenis tes, seperti reading, listening, speaking, dan writing. Biasanya dari aspek-aspek tersebut, nilai yang diperoleh akan di kalkulasikan dan dibagi dengan nilai konstan yang sudah disepakati.

Untuk bisa mengikuti tes tersebut, yang pasti ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan, diantaranya ada mempersiapkan niat dan persiapan materi untuk bisa menguasai beberapa materi yang nantinya akan diujikan. Dan hal tersebut harus menyangkut 4 aspek tersebut, diantaranya ada reading, listening, speaking, serta writing.

Minimal Anda bisa memahami simple present dan past tense. Untuk masalah future ataupun lainnya, mulailah belajar dengan metode Anda sendiri. Seperti misalnya Anda memiliki metode belajar dengan cara tidak terlalu mematokkan sampai berapa jam Anda belajar, namun Anda melakukan hal tersebut secara kontinu dan konsisten.

Yang selanjutnya adalah sering-seringlah mendengarkan lagu-lagu berbahasa inggris. Ya, ini akan membantu Anda saat Anda sedang menghadapi ujian listening. Ujian listening ini dibutuhkan konsentrasi secara penuh untuk Anda bisa mengerti maksud pertanyaan yang dilontarkan, serta beberapa kunci jawaban yang mereka berikan untuk Anda pilih nantinya.

Dan yang paling penting adalah, sering-seringlah berbicara dengan menggunakan bahasa inggris dengan orang lain. Hal ini juga bisa mengasah kemampuan Anda dalam berbicara berbahasa inggris nantinya. Walaupun terkadang cara ini masih agak susah untuk beberapa orang agar bisa mengasah kemampuan skill berbicara berbahasa inggris mereka, namun tidak ada salahnya jika Anda berusaha.

Anda bisa berkunjung ke tempat yang memang menyediakan fasilitas untuk Anda bisa melatih skill speaking kalian. Seperti misalnya berkunjung ke kampung inggris misalnya, yang mana di sana memang menyediakan fasilitas tersebut agar Anda bisa mengasah kemampuan berbicara dalam bahasa inggris. Dan beberapa latihan tersebut harus dilakukan secara kontinu dan konsisten pastinya.

Bagaimana Untuk Ketentuan Saat Mengikuti Tes Tersebut?

Ada beberapa tahap yang harus Anda jalani untuk bisa mengikuti tes tersebut. Tahap pertama, Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu secara online untuk mendapatkan form pendaftarannya. Jika sudah, lalu Anda isi dengan sebenar-benarnya, baik nama Anda, tanggal lahir Anda, bahkan sampai dengan foto yang Anda upload di sana.

Namun sebelum itu, Anda juga harus memperhatikan budget yang mereka tawarkan untuk Anda mengenai tes IELTS ini. Karena beberapa lembaga yang menyelenggarakan tes tersebut memiliki patokan harganya sendiri untuk per orangnya. Jadi bijaklah dalam memilih, yang pasti harus di sesuaikan dengan budget yang dimiliki.

Jika sudah, mendapatkan kartu ujiannya, maka yang selanjutnya adalah waktu pelaksanaan. Biasanya dalam kartu tersebut sudah ada keterangan kapan, jam berapa, dan dimana Anda akan melaksanakan tes tersebut. Dan disarankan Anda sudah berada di tempat tersebut 15 menit sebelum waktu tes tersebut akan dimulai.

Saat tes pun Anda tidak diperbolehkan mengaktifkan ponsel Anda. Hal ini untuk menghindari beberapa kejadian yang tidak diinginkan, seperti kelas menjadi tidak kondusif karena saling sibuk mencari jawaban dalam internet, ataupun lainnya. Meski demikian biasanya beberapa lembaga memiliki aturannya masing-masing untuk hal tersebut.

Namun Bagaimana Jika Ternyata Kita Gagal Dalam Tes IELTS Tersebut?

Ada beberapa alternatif yang biasanya beberapa lembaga tersebut berikan untuk mereka yang memang gagal di tahap pertama tes. Biasanya mereka memberikan tes ulang untuk Anda yang gagal tes. Dan untuk mengajukan tes ulangnya, biasanya beberapa lembaga pun memiliki jangka waktunya sendiri-sendiri untuk para pesertanya.

Namun kebanyakan, beberapa lembaga yang ada akan memberikan jangka waktu 90 hari setelah hasil tes tersebut sudah keluar semua. Untuk penilaiannya, ada 9 band category yang biasanya dipakai oleh beberapa lembaga untuk mengelompokkan peserta mereka, mana yang sudah benar-benar bisa, dan mana yang harus mengulang.

Seperti band yang pertama adalah band dengan kategori “expert”. Ini berarti mereka telah menguasai kemampuan skill speaking, writing, listening, dan reading yang baik. Bahkan mereka bisa menjelaskan makna sebuah cerita berbahasa inggris dengan baik. Yang selanjutnya adalah band dengan kategori “very good”.

Ini berarti orang yang memang sudah menguasai kemampuan yang di tes-kan tersebut. Meski terkadang mereka masih belibet dengan skill speaking mereka. Namun untuk berargumen, mereka masih memiliki nilai plus dalam hal tersebut, dan lainnya. Sekian ulasan kali ini.

Share